Showing posts with label Advance. Show all posts
Showing posts with label Advance. Show all posts

July 22, 2015

5 Kesalahan Foto Landscape

Jika fotografi landscape mu merupakan sesuatu yang ingin ditanggalkan, kamu tidaklah sendirian. Bekali dengan sedikit pengetahuan mengenai apa yang salah, resapi dan foto kamu meningkat baik dengan cepat. Sebuah inspirasi dari Joshua Cripps yang dipublikasi di http://www.picturecorrect.com. Ia berbagi pendapatnya tentang kesalahan umum dalam landscape photography dan bagaimana memperbaikinya :

1. Terlalu Banyak Kekosongan Langit

Sering kita melihat pada landscape photography dari sebuah pemandangan yang hanya menghasilkan kebosanan karena fotografer memasukkan terlalu banyak langit dan tidak cukup detil latar depan. Bahkan memusatkan kamera mu di tengah, cobalah hal-hal seperti panning, zooming in atau bahkan lebih dekat dengan subjek. Ini akan membuat sebuah foto lebih menarik.

Terlalu Banyak Langit

Title :Terlalu Banyak Langit


Sedikit Langit, Banyak Latar Depan

Title :Sedikit Langit, Banyak Latar Depan

2. Foto yang Miskin Cahaya

Ketika berada di lapangan khususnya pada siang hari yang terik, layar LCD dapat menjadi sulit untuk dibaca, mengakibatkan kelebihan atau kekurangan cahaya pada foto. Ambil sedikit waktu untuk memahami bagaimana membaca histogram dan itu akan dapat memeriksa pencahyaan tidak masalah bagaimana terangnya di luar sana.

Tiga Exposure Berbeda

Title :Tiga Exposure Berbeda

3. Malasnya Bekerja di Lapangan (Terlalu Banyak Post Precessing)

Hindari mengabiskan waktu berjam-jam di komputer untuk memproses foto. Ambil waktu untuk menentukan lokasi terbaik dan pengaturan kamera sebelum memulai mengambil foto. Berusaha keraslah untuk mendapatkan foto terbaik ketika di lapangan. Cara ini akan mengisi lebih banyak waktu pemotretan dan lebih sedikit waktu dengan komputer.

4. Cahaya yang Buruk

Kapan kita bisa, tunggu hingga kita punya cahaya menawan yang menonjolkan pemandangan. Waktu terbaik untuk mengambil foto landscape adalah saat matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset). Ini adalah waktu dimana cahaya lebih lembut dan lebih berwarna dari keindangannya foto landscape.

Cahaya yang Membosankan

Title :Cahaya yang Membosankan


Cahaya yang Lebih Menawan

Title :Cahaya yang Lebih Menawan

5. "Kerumitan" (Tidak Menunjukan Tentang Apa Foto Tersebut)

Buatlah sederhana. Tanyakan kepada diri kita

Pesan utama apa yang ingin kita sampaikan dari foto?
Cerita apa yang ada dari foto tersebut?

Hindari mengkaburkan atau menutupi pesan dengan banyaknya gangguan dari subjek utama yang diambil.

Warna Cahaya

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan panjang gelombang cahaya tersebut. Warna dihasilkan dari cahaya yang merambat melalui spektrum yang kemudian dibiaskan ke mata kita. Paket cahaya yang disebut spektrum kemudian dipersepsikan secara visual oleh indera penglihatan sebagai warna.

Dalam seni rupa, warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.

Cahaya datang dalam berbagai warna (terkait temperatur) yang secara manual ditentukan oleh mata kita akan tetapi tidak pada kamera. Temperatur dari cahaya ditentukan oleh sumber cahaya pada kasus sinar matahari (posisi matahari). Sebagai contoh kisaran dari temperatur dingin (biru) hingga temperatur panas (merah).

1. Cahaya Kilat (Flash)

Flash Lighting

Title :Flash Lighting dari Samping

Source :http://www.adorama.com/alc/0012239/article/Portable-Flash-Light-Modifiers
Flash Lighting

Title : Flash Lighting dari Depan

Source : http://www.adorama.com/alc/0012239/article/Portable-Flash-Light-Modifiers

Cahaya yang berasal dari flash merupakan tipe cahaya yang mendekati cahaya murni putih seperti tampak kita melihat. Cahaya yang dihasilkan flash lebih mendominasi berwarna putih. Cahaya ini dihasilkan dari flash body maupun flash external sebagai bantuan cahaya tambahan.

2. Cahaya Pijar (Incandescent)

Cahaya Pijar

Title : Insane Capture

Source : http://www.flickr.com/photos/insane_capture/4382694472/

Cahaya Incandescent merupakan istilah yang dipergunakan untuk menyatakan terhadap cahaya yang berasal dari lampu pijar. Jenis cahaya ini pada umumnya akan menghasilkan warna hangat yaitu mengarah ke warna merah.

3. Cahaya Matahari Tengah Hari (Mid Day)

Cahaya Siang Hari

Title :Midday Star

Credits :Joshbenoit
Source :http://fc09.deviantart.net/fs71/i/2013/092/6/7/midday_star_by_joshbenoit-d605qbc.jpg

Cahaya yang dihasilkan oleh matahari ketika tengah hari merupakan cahaya tipe dingin yang relatif memiliki warna mengarah ke putih dan biru.

4. Cahaya Matahari Pagi dan Sore

Cahaya Pagi Hari

Title :Morning Mist Mountain Sunrise

Source :http://best-wallpapaer.net
Cahaya Sore Hari

Title :Sunsite

Credits :Bagdad
Source :http://pichost.me/1537038/
Cahaya matahari yang dihasilkan ketika pagi saat sunrise dan ketika sore hari saat sunset merupakan cahaya yang bersifat dramatis, menghasilkan rona jauh lebih hangat. Hal ini dimana keseimbangan warna putih (white balance) bermain disini. Kita perlu mengatakan kepada kamera untuk menyesuaikan warna cahaya. Warna putih selalu menjadi berwarna putih di mata kita akan tetapi kamera kita sering melihat warna putih yang berisyarat dengan warna biru atau merah. Untungnya kita sekarang ini dengan kemajuan teknologi, kamera kita sudah terdapat menu otomatis untuk keseimbangan warna putih.

Sebaliknya, fitur ini tidak selalu bekerja secara semestinya dengan baik. Sehingga kita perlu dan dapat mengaturnya dengan memilih mode preset white balance seperti (sunlight, shade, tungsten/indoor, dan lainnya). Atau pula kita bisa mengaturnya untuk menyesuaikan secara manual  saat post-processing dengan menggunakan aplikasi foto seperti Lightroom, Photoshop, iPhoto dan lain-lain.

July 21, 2015

Elemen Komposisi pada Fotografi

Elemen elemen dari objek dalam fotografi memungkinkan kita untuk memilih komposisi yang sesuai agar bisa dipergunakan pada menciptaan foto yang menarik dan bermakna. Berikut ini beberapa elemen dalam komposisi fotografi.
  1. Background / Latar Belakang.


  2. Balance / Keseimbangan


  3. Color / Warna.

    Title :Title

    Credits :Peter Kirk
    Source :http://www.betterphoto.com/gallery/dynoGallDetail.asp?photoID=3505516
    Warna memberikan sebuah kesan yang elegan dan dinamis pada sebuah foto apabila dikomposisikan dengan baik. Kadang kala komposisi warna dapat pula memberikan kesan anggun serta mampu dengan sempurna memunculkan “mood color” (keserasian warna) sebuah foto terutama pada foto – foto “pictorial” (Foto yang menonjolkan unsur keindahan)
  4. Depth / Kedalaman.


  5. Direction of Movement


  6. Fill the Frame.


  7. Framing / Membingkai


  8. Golden Ratio / Rasio Emas

    Title ::Golden Ratio

    Credits :
    Source :

    Title :Golden Ratio

    Credits :
    Source :

    Title :

    Credits :Jakegarn
    Source :http://jakegarn.com/the-rule-of-thirds/
  9. Golden Triangles and Spirals

    Title :Golden Triangles and Spiral

    Credits :
    Source :
  10. Leaving Space / Menghilangkan Kekosongan


  11. Light

    Title :

    Credits :Mostafa Meraji
    Source :
  12. Lines / Garis.

    Title :

    Credits :Loving Earth
    Source :
    Komposisi ini terbentuk dari pengemasan garis secara dinamis baik garis lurus, melingkar / melengkung. Biasanya komposisi ini bisa menimbulkan kesan kedalaman dan kesan gerak pada sebuah objek foto. Ketika garis-garis itu digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah foto menjadi menarik perhatian. Tidak penting apakah garis itu lurus, melingkar atau melengkung, membawa mata keluar dari gambar. Yang penting garis-garis itu menjadi dinamis.
    1. Horizontal
    2. Vertical
    3. Diagonal
  13. Orientation / Orientasi.


  14. Patterns


  15. Rule of Odds


  16. Rule of Thirds.

    Title :

    Credits :Trey
    Source :http://www.photographymad.com/pages/view/10-top-photography-composition-rules
    Rule of Thirds didapat dengan membagi bidang foto dalam tiga bagian vertikal dan tiga bagian horisontal. Elemen-elemen foto dipasang pada garis2-garis pembagi itu.
  17. Symmetry / Simetris

  18. Shape / Bentuk

    Title :

    Credits :Alexandro Pinna
    Source :http://www.flickr.com/photos/alessandropinna/1423128740/in/photostream
    Komposisi ini biasanya dipakai fotografer untuk memberikan penekanan secara visual kualitas abstrak terhadap sebuah objek foto. Biasanya bentuk yang paling sering dijadikan sebagai komposisi adalah kotak dan lingkaran.
  19. Simplification.


  20. Texture / Tekstur.

    Yaitu tatanan yang memberikan ksan tentang keadaan prmukaan suatu benda (halus, kasar, beraturan, tidak beraturan, tajam, lembut,dsb). Tekstur akan tampak dari gelap terang atau bayangan dan kontras yang timbul dari pencahayaan pada saat pemotretan.
  21. Viewpoint / Sudut Pandang.

    Yaitu pengomposisian objek dengan memperhatikan sudut pengambilan foto dari kamera berasarkan cara pandangnya yang antara lain sebagai berikut :
    1. Eye Level yaitu pemotretan dengan cara pandang normal setinggi mata manusia memandang.
    2. Frog Level yaitu pemotretan dengan cara pandang katak. Pengambilan objek foto dari sudut pandang katak akan memberi kesan objek tersebut terasa lebih tinggi, megah, kokoh, dll.
    3. Bird Level yaitu pemotretan dengan cara pandang burung. Pengambilan foto dari atas mengarah ke bawah. Biasanya hal ini memberi kesan atau menciptakan foto agar terlihat lebih luas.
  22. Contrast / Gelap dan Terang.

    Komposisi ini sebenarnya dipakai oleh fotografer pada era fotografi analog masih berkembang pesat terutama pada pemotretan hitam putih. Namun, sekarang ini, ditengah – tengah era digital komposisi ini mulai diterapkan kembali. Kini pengkomposisian gelap dan terang digunakan sebagai penekanan visualitas sebuah objek. Kita dapat menggunakan komposisi ini dengan baik apabila kita mampu memperhatikan kontras sebuah objek dan harus memperhatikan lingkungan sekitar objek yang dirasa mengganggu yang sekiranya menjadikan permainan gelap terang sebuah foto akan hilang.

July 19, 2015

Creative Bokeh

Beberapa contoh foto bokeh yang dihasilkan oleh berbagai jenis kamera. Berikut ini foto bokeh yang saya temukan sebagai bahan inspirasi dari Kaskus

Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption
Add caption

June 1, 2011

DSLR Tips

I try to share some tips that may be useful for the photographer who just moved from pocket cameras to digital SLR cameras. With the wide range of manual features to automatic, and availability of various types and kinds of lenses and accessories as well, often create confusion novice photographers.

DSLR Dirty

Title : Dirty

Credits : Michael Comeau
Source : http://petapixel.com/2012/08/22/what-a-canon-rebel-xt-dslr-looks-like-after-3-years-in-a-muddy-creek/

Here are some tips that might be done:
  1. Do not waste your camera's manual. It’s because the manual is supposed to be your best friend. Read as often as possible, especially in the first months after buying a DSLR camera. Keep a place that can quickly be retrieved and discover such as in your camera bag.
  2. Buy a UV filter for each lens you. It’s because in addition to functioning as a filter that enhance the images, filters can also protect the lens. It's easier and cheaper to replace a scratched filter than the actual lens.
  3. Learn to use the entire setting for your DSLR camera. Despite what you may think you'll never use it. Learning to change the ISO setting, aperture and shutter speed, until you really master it. An animal that becomes the object your picture will not sit and pose long enough when you are still fumbling to change the camera settings.
  4. Additional UV filters other than, other important equipment you should have is a tripod and remote release. Both are very useful when taking photos that require a long shutter speed. For example photo night and slow movement of water currents.
  5. Read a book or magazine photography as much as possible. The best is a book / magazine which contained an explanation of the camera settings used, and the picture.
  6. Never touch or blow parts such as glass inside the camera body when you remove the lens. If you damage the sensor, the same thing you have to buy a new camera, because the cost of replacing about the same as the price of a new camera. If you find a point / spot appears in the photos, buy a cleaning kit or a dust blower.
  7. Do not change lenses when you are outside the room and the wind was blowing quite strong. Attach the lens to your camera body before you leave the room. If you have to change your lenses in outdoors, face the front of your camera downward. This is to preventing dust to not hit the camera sensor.
  8. If the first time when taking photos, you get the blur, change the setting to a fast shutter speed. The faster the photo was taken, the less likely to be affected by camera shake. Hold the camera closer to the body or resting on something can also help. If you take landscape photos, stabilize your body by resting on a tree.
  9. When buying a bag for digital SLR cameras, consider also for the future. Most photographers have at least 3 lenses.
  10. Learn what the RAW format is. Setting your DSLR camera to save photos in RAW format, which is also useful for beginner photographers. When you take photos with white balance or image settings are wrong, you still can fix it by using the RAW editor in the computer. Also it’s very useful when you only have one chance to take photos. For example, birds in flight, of course, will not continue until you get across your white balance setting appropriate for the situation.
  11. The best way to learn about DSLR is through practice. If you take photos of water flow, try using a fast and slow shutter to prove it different results. Or when taking photos of beautiful natural scenery, try with different aperture settings. You would be surprised by the variety of photos for one scene with the captured using a variety of settings.
  12. Press the shutter button halfway to get pre focus first before you take a picture. This usually will produce a sharper image. Also very helpful when you can anticipate when the object images are included in your frame. You can do pre focus to that point by pressing the shutter button half, and when the object passes, then press fully.

All photographers have a style and technical collection of different photographs. All you have to do is a lot of practice and practice directly to find your own style of photographs.

Recent

[3][recent][recent][Recent]

Popular Posts

Advertise

340x300