Showing posts with label General Photography. Show all posts
Showing posts with label General Photography. Show all posts
July 21, 2015
Apa itu Fotografi?
Fotografi adalah suatu seni melukis dengan cahaya. Fotografi ini merupakan bidang keilmuan tentang mengabadikan bagian kehidupan menjadi sebuah bagian gambar yang disebut dengan frame. Kata "Fotografi" berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu "photos" yang berarti Cahaya dan "Grafo" yang berarti Melukis/menulis. Terkait dengann pengertiannya maka untuk menghasilkan sebuah foto diperlukan pencahayaan. Karena tanpa adanya cahaya, tidak ada pula gambar yang terlihat atau dihasilkan. Oleh sebab itu dalam fotografi, cahaya memiliki peranan yang sangat penting.
Hal lain selain cahaya yang terkait dengan fotografi adalah kamera, sebuah alat bantu untuk menghasilkan gambar. Kamera di jaman modern sekarang ini bisa membuat kita bingung memilihnya karena sudah dikembangkan dan diproduksi berbagai tipe dan jenis kamera dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh pabriknya dari harga yang umum hingga harga yang wow.
Secara umum kamera sudah diproduksi dengan pelengkapnya yaitu lensa. Lensa pun sekarang ini ada banyak pilihan yang mungkin bisa kita sesuaika dengan isi kantong dan kebutuhan profesi kita. Namun demikian walaupun kemajuan kamera dan pelengkapnya semakin tahun semakin banyak dan bertambah, saya yakini kamera adalah alat bukan tujuannya dari fotografi. Sehingga jikapun kita mungkin membeli yang bagus dan mahal tidaklah jadi kendala, namun jika isi dompet terbatas kamera yang kita bisa miliki sesuai dengan kemampuan kita pun bisa menghasilkan foto-foto yang bagus.
![]() |
Title : Angkit PujaCredits : Soumen NathSource : http://www.soumennath.com/ |
Secara umum kamera sudah diproduksi dengan pelengkapnya yaitu lensa. Lensa pun sekarang ini ada banyak pilihan yang mungkin bisa kita sesuaika dengan isi kantong dan kebutuhan profesi kita. Namun demikian walaupun kemajuan kamera dan pelengkapnya semakin tahun semakin banyak dan bertambah, saya yakini kamera adalah alat bukan tujuannya dari fotografi. Sehingga jikapun kita mungkin membeli yang bagus dan mahal tidaklah jadi kendala, namun jika isi dompet terbatas kamera yang kita bisa miliki sesuai dengan kemampuan kita pun bisa menghasilkan foto-foto yang bagus.
July 20, 2015
Apa Itu Street Photography?
Street Photograph merupakan salah satu genre dari bidang keahlian fotografi, Street photography sekarang ini banyak digembari oleh para penggiat fotografi. Selain tidak harus mencari tempat yang jauh dan perlengkapan yang sederhana merupakan faktor tersendiri yang menjadikan pilihan kepada genre fotografi ini.
Street Photography atau yang bisa kita sebut dengan fotografi jalanan memuat berbagai kegiatan atau aktifitas keseharian yang terjadi di jalan-jalan seperti jalan, pasar, mal, terminal, stasiun kereta api, dan sebagainya. Itu pun bisa di jalan kota besar, jalan kota kecil, desa atau jalan-jalan yang ada di sekitar kita. Karena namanya terkait dengan jalan, maka kegiatannya pun lebih banyak di jalan-jalan dan sekitar jalan tersebut.
Foto yang dihasilkan lebih menggambarkan kondisi apa adanya dengan meminimalkan manipulasi objek. Dalam perkembangannya, fotografi jalanan banyak memasukkan unsur-unsur seperti surealisme, humor, dan kejutan dalam komposisinya. Street photography kadang kalang diberi campuran seni dengan style black and white untuk menonjolkan objeknya.
![]() |
Title :Follow FridayCredits :fokkomuller.comSource :http://500px.com/blog/515/follow-friday-street-photographers |
![]() |
Title :New York CityCredits :VC FerrySource :http://www.inspirefirst.com/2012/04/30/york-city-street-photography-vc-ferry |
February 23, 2014
Memahami Peralatan Fotografi
Peralatan fotografi sekarang ini banyak sekali diperjual belikan. Semakin ke depan, semakin berkembang maka peralatan baru mulai bermunculan. Ada yang bertanya :
Haruskah saya membeli alat ini?Jawabannya
Tidak Harus.Setiap ada peralatan baru dengan segala manfaat yang ditawarkannya, tentu membuat kita tertarik untuk meningkatkan hasil foto kita. Hal tersebut tidak lah salah. Akan tetapi alat tetap lah alat. Artinya alat merupakan media pembantu untuk menghasilkan foto lebih baik lagi. Namun sering kali juga setelah membeli alat tersebut, hasil foto tidak selalu maksimal.
Hal yang penting adalah bukan seberapa banyak alat yang kita pergunakan untuk menghasilkan foto yang berkualitas, namun seberapa maksimal kita mengetahui kemampuan alat dan mempergunakannya. Sebaring lagi peralatan fotografi tidaklah selalu murah.
Jika kita menghasilkan foto bagus dengan peralatan yang banyak dan mewah itu wajar dan harus, namun jika kita menghasilkan foto bagus dengan peralatan terbatas, itu luar biasa. Saya pernah bertanya-tanya, kenapa orang dulu bisa menghasilkan dengan kamera compact pocket yang masih mempergunakan klise dan system kerja manual cukup bagus menghasilkan foto, sedangkan dengan kamera era digital terkalahkan dengan hasilnya.
Pada dasarnya adalah kemampuan dan teknik (skill) kita harus lebih banyak daripada kemampuan yang dimiliki oleh alat fotografi.
Sejarah Fotografi
Menurut catatan sejarah, fotografi bermula dari penemuan yang dilakukan oleh Leonardo Da Vinci dalam menghasilkan karya lukis dengan bantuan cahaya pada kotak gelap (black box). Dia menggunakan refleksi benda untuk melukis objeknya yang masuk ke dalam kotak tersebut dan merefleksikan benda tersebut sehingga bisa digambarkan pada sebuah kanvas lukis. Teknik tersebut kemudian dikembangkan lagi dalam sebuah alat untuk merekam objek dan kegiatan yang sedang dilakukan yang sekarang kita sebut dengan istilah kamera.
Tidak seperti kamera yang Nampak sekarang ini, kamera dahulu berbentuk kotak yang didalamnya terdapat lensa dan tempat memasukkan kertas rekam (sekarang menggunakan klise). Pencahayaan bantuan mempergunakan bubuk mesiu untuk menghasilkan kilatan. Fotografi pada jaman serba terkait dengan komputerisasi menjadi lebih maju. Yang dulunya hanya menggunakan peralatan mekanis, sekarang beralih menuju serba digital. Penyimpaan klise biasanya terbatas menghasilkan foto hanya maksimal dalam 1 roll film berkisar 36 – 38 (+bonus) digantikan system memori yang bisa memuat lebih dari ribuan frame foto. Pengaturan cahaya yang tepat dulunya lebih menggunakan insting dan pengalaman, sekarang diperbantu oleh kemampuan pengaturan otomatis oleh kamera. Dengan kata lain anak-anak pun sekarang bisa mempergunakan kamera serta menghasilkan foto yang bagus.
Dari hal tersebut, banyak sekali penemuan-penemuan yang menjadikan peralatan fotografi semakin maju seperti penemuan aluminum alloy dan plastik pengganti bahan body kamera dari besi, penemuan memori pengganti klise, penemuan baterai Litium yang lebih tahan lama pengganti baterai sekali pakai, system digital pengganti system mekanis yang lebih banyak penggunaan energy baterai, penemuan lensa dan kamera system auto focus menggantikan system manual, penemuan image stabilizer / vibrate reduction sebagai pengurang blur karena getaran kamera serta banyak lagi penemuan lainnya yang membantu perkembangan alat fotografi.
Tidak seperti kamera yang Nampak sekarang ini, kamera dahulu berbentuk kotak yang didalamnya terdapat lensa dan tempat memasukkan kertas rekam (sekarang menggunakan klise). Pencahayaan bantuan mempergunakan bubuk mesiu untuk menghasilkan kilatan. Fotografi pada jaman serba terkait dengan komputerisasi menjadi lebih maju. Yang dulunya hanya menggunakan peralatan mekanis, sekarang beralih menuju serba digital. Penyimpaan klise biasanya terbatas menghasilkan foto hanya maksimal dalam 1 roll film berkisar 36 – 38 (+bonus) digantikan system memori yang bisa memuat lebih dari ribuan frame foto. Pengaturan cahaya yang tepat dulunya lebih menggunakan insting dan pengalaman, sekarang diperbantu oleh kemampuan pengaturan otomatis oleh kamera. Dengan kata lain anak-anak pun sekarang bisa mempergunakan kamera serta menghasilkan foto yang bagus.
Dari hal tersebut, banyak sekali penemuan-penemuan yang menjadikan peralatan fotografi semakin maju seperti penemuan aluminum alloy dan plastik pengganti bahan body kamera dari besi, penemuan memori pengganti klise, penemuan baterai Litium yang lebih tahan lama pengganti baterai sekali pakai, system digital pengganti system mekanis yang lebih banyak penggunaan energy baterai, penemuan lensa dan kamera system auto focus menggantikan system manual, penemuan image stabilizer / vibrate reduction sebagai pengurang blur karena getaran kamera serta banyak lagi penemuan lainnya yang membantu perkembangan alat fotografi.
Subscribe to:
Posts (Atom)




